PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaku pencurian kendaraan bermotor saat kunci masih menempel, Feb (21), sebelum ambruk ditembak polisi pada Senin (23/2018) malam tadi sempat dikepung.

"Jadi siang itu dapat informasi ada pencurian kendaraan bermotor. Saya langsung perintahkan tim patroli dan seluruh fungsi untuk turun ke lapangan menyekat jalan menuju luar kota," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar.

"Kemudian kita berhasil mempersempit ruang gerak pelaku dan akhirnya pelaku kita amankan," imbuhnya.

Kapolres menuturkan, pelaku berencana pergi ke luar kota untuk menghilangkan jejak. Namun berkat kesiapsiagaan personel setelah menerima informasi, upaya pelaku untuk melarikan diripun gagal. 

Selanjutnya, dalam proses pengembangan, ia tidak kooperatif terhadap petugas sehingga dilumpuhkan dengan cara ditembak kakinya. 

--page

"Jadi setelah dapat (mencuri motor) dia mencoba keluar kota. Tapi kita langsung turun menyekat dan mempersempit ruang gerak pelaku,"  imbuh Kapolres.

"Pelaku sudah lima kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Modusnya, keliling melihat kendaraan yang kuncinya masih nempel," pungkasnya Kapolres. 

Seperti diberitakan, peristiwa pencurian kendaraan bermotor teranyar menimpa seorang perempuan berinisial Ma (43) di Jalan RTA Milono Km 7, Senin (23/7/2018) sekitar pukul 12.20 WIB.

Motor Vario dengan nomor polisi KH 5296 TW milik korban dicuri maling saat kunci masih menempel. Kejadian tersebut sempat diketahui adiknya, Go. Namun, pelaku lolos meskipun sempat dilakukan pengejaran.(BUDI YULIANTO/B-5)