KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Air Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan di Kasongan sejak beberapa hari terakhir makin surut. Akibatnya muncul beberapa gundukan pasir atau gosong di tengah sungai.

Hal ini berdasarkan pantaun borneonews.co.id, Selasa (24/7/2018).
Selain dangkal, Sungai Katingan di sekitar Jembatan Sei Katingan yang membelah Kota Kasongan ini juga tampak keruh bercampur lumpur.

Kondisi menyurutnya Sungai Katingan ini dikeluhkan sejumlah pemilik keramba ikan yang memiliki usahanya di sungai tersebut. Pasalnya, jika sungai dangkal dan keruh ini berlangsung lama maka diperkirakan usaha keramba ikan mereka akan bangkrut.

"Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kalau musim kemarau dan hujan lama tidak turun pasti air sungai ini dangkal dan keruh, mengakibatkan banyak ikan keramba mati," tutur Didin, seorang pemilik keramba ikan di sekitar Jembatan Sei Katingan.

Menurutnya, saat ini saja sudah ada beberapa ikan di keramba mikimnya yang mati karena tidak tahan dengan kondisi air surut dan keruh. Didin mengaku memikiki 4 buah keramba yang semuanya diisi ikan jenis nila.

--page

"Untungnya yang masih tersisa dua keramba, soalnya yang dua sebelumnya sudah kita panen, tapi yang jelas sambil lihat situasinya kalau memang nanti banyak yang mati terpaksa kita panen semua meski belum waktunya," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-5)