KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas membuka sosialisasi dan kampanye imunisasi campak dan rubella di Aula BPKADm Selasa (24/7/2018).

Dalam acara bertajuk pertemuan advokasi dan sosialisasi pelaksanaan kampanye dan introduksi MR Kabupaten Katingan bulan Agustus dan September tahun 2018 ini juga dihadiri para camat se Katingan.

"Kasus campak dan rubella ini juga ditemui di wilayah Kabupaten Katingan, dan ini merupakan salah satu masalah di masyarakat," ucap Bupati Sakariyas.

Dengan harapan, ujar Sakariyas, melalui kegiatan ini pelaksanaan imunisasi MR di Katingan dapat terlaksana dengan baik, sebagai implementasi dari upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan di Bumi Penyang Hinje Simpei.

"Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kasus campak dan rubella merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif dan peran serta masyarakat untuk ikut mencegahnya," kata Sakarariyas.

--page

Data surveilance 5 tahun terakhir menunjukkan, 70% kasus rubella terjadi pada kelompok usia kurang 15 tahun. Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak dan pengendalian rubella pada kekebalan kelompok tidak terbentuk.

Ketika seseorang terkena campak, 90% orang yang berinteraksi erat dengan penderita dapat tertular jika mereka belum kebal terhadap campak.

"Untuk itu diperlukan imunisasi MR untuk meningkatkan kekebalan pada masyarakat yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun," imbuh Sakariyas.(ABDIL GOFUR/B-2)