BORNEONEWS, Palangka Raya - DPRD Barito Timur (Bartim) mengeluhkan, hasil reses yang kurang terakomodasi membuat pihak legislatif merasa malu kepada masyarakat.
Keluhan lembaga wakil rakyat Bartim tersebut disampaikan saat melakukan kaji banding dengan Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
"Kami melakukan reses dengan menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat, namun selama ini hasil reses tersebut kurang mendapat tanggapan pihak eksekutif," Ketua Komisi I DPRD Bartim, Janjo Briano Broer, Selasa (24/7/2018).
Briano menilai, hal tersebut membuat kerugian khususnya nama baik lembaga wakil rakyat. Dia mengatakan, seolah-olah anggota dewan hanya sekadar melakukan pengawasan dan memberi janji manis kepada masyarakat.
Politisi PDIP tersebut mengharapkan ke depan pihak eksekutif dan legislatif dapat bekerja sama sebagai mitra kerja pemerintah.
--page
"Kami ingin lembaga ini seperti dua motor, namun tetap memarkir di tempat yang sama, mudahan ke depannya kita bisa saling merangkul," tambahnya lagi. (GAZALI/B-2)








