TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang- Aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Multi Tambangjaya Utama (Mutu) berlokasi di pinggir jalan menuju wisata Riam Kendong yang berada di Desa Batuah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur.

Meski begitu, Bagian Eksternal Relation PT Mutu Bagus W Setiawan, mengklaim bahwa aktivitas pertambangan batu bara yang mereka lakukan tidak akan merusak badan jalan menuju wisata Riam Kendong.

"Jalan desa tidak kena aktivitas tambang, dengan ada batasan badan jalan, apalagi jalan menuju Riam Kendong," ucap Bagus, Selasa (24/7/2018).

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait aktivitas pertambangan tersebut. Selain itu, pihaknya akan melakukan pengembangan kawasan wisata Riam Kendong. Seperti dengan memperbaiki jalan dan fasilitas wisata.

"Kita sudah masukkan dalam program CSR untuk mengembangkan Riam Kendong. Nantinya jalan masuk Riam Kendong akan di pasang gapura, saat ini sudah dipersiapkan," ujarnya.

--page

Sementara itu, Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas, mengatakan bahwa pemerintah telah meminta PT Mutu untuk mengelola Riam kendong. Namun hal itu belum dikoordinasikan lebih jauh dengan managemen perusahaan.

"Dulu saya pernah ada meminta untuk PT Mutu untuk mengembangkan Riam Kendong. Namun saat ini belum ada koordianasi lebih lanjut dengan pihak perusahaan," sebutnya.

Bupati Ampera melanjutkan, dirinya belum mengetahui aktivitas PT Mutu di pinggir jalan menuju Riam kendong. "Mungkin sudah ada kesepakatan dengan kepala desa setempat, namun saya masih belum tahu aktivitas mereka," tutup Ampera. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-3)