SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Nelayan di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur, yakni Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, diimbau agar tidak melaut. Sebab, saat ini ombak cukup besar.

"Diharapkan nelayan menahan diri dulu untuk melaut, karena ombak sedang tinggi dan sangat berbahaya bagi nelayan berperahu kecil," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, Nur Setiawan, Selasa (24/7/2018).

Berdasarkan pantauan BMKG gelombang di peraiaran daerah Kotim mencapai 0,5 meter hingga 1,5 meter. Sehingga tinggi tersebut sudah cukup berbahaya, karena bisa membuat perahu nelayan terbalik.

Apalagi rata-rata yang digunakan nelayan berukuran kecil seperti kelotok. Sehingga sangat rentang dihantam ombak tinggi.

Musim gelombang seperti ini memang menjadi siklus tahunan. Dan itu akan membuat nelayan harus menahan diri. Meskipun berpengaruh terhadap penghasilan mereka. 

--page

"Yang pasti utamakan keselamatan. Dan perhatian cuaca saat akan melaut," harap Nur. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)