BORNEONEWS, Palangka Raya – Banyaknya warga miskin di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang belum masuk dalam data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) menurut catatan Dinas Sosial Kalteng, bukan karena batasan kuota dari pemerintah pusat.
Tetapi, menurut Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan jaminan sosial pada Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Farid Wajdi, lebih karena pendataan dan kecukupan syarat saja.
“Bukan kuota, tapi nama belum tercantum. Sebenarnya kuota terus bertambah, tapi karena calon peserta tidak memiliki/memenuhi komponen, akhirnya mereka tidak bisa menjadi peserta PKH,” terangnya, Rabu (25/7/2018).
Dengan adanya hal ini, tentu menjadi catatan penting bagi Dinas Sosial Kalteng agar lebih menyiapkan beberapa yang dianggap perlu ditindaklanjuti supaya tahun depan kuota tidak hilang sia-sia. “Pada Tahun 2018 ini sebenarnya kuota Kalteng bertambah 50 ribuan,” ujarnya.
Jumlah data penerima bantuan untuk PKH di Provinsi ini tiap tahun selalu bertambah. Program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) itu pada 2018 sebanyak 45.669, sedangkan pada 2017 jumlah KPM Kalteng 30.429 keluarga. (ROZIQIN/B-5)
Banyak Warga Belum Masuk Data Penerima Program Keluarga Harapan Bukan Karena Batasan Kuota
Bagikan:
PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemkab Bandung Siapkan Ruang UMKM pada Gelaran FIFA ASEAN Cup di SJH
Asosiasi: UMKM Perlu Dukungan Sistem Keamanan dalam Penerapan UU PDP
Barito Utara Bidik Pasar Nasional lewat Promosi Produk Unggulan Daerah
Kisah Lansia Penyadap Karet di Pulang Pisau, Jual Hasil Kebun Harus Mendayung Menyeberangi Sungai
Gerakkan Ekonomi Warga, Pelaku Usaha Disediakan Lapak Perayaan HUT RI Katingan Hulu
Lulusan Terbaik Kewirausahaan AMIKOM, Paulina Anugrahni Ingin Kembangkan UMKM Barito Timur
Komentar (0)
Memuat komentar…







