KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sarwepin, tokoh warga Katingan yang berasal dari wilayah hilir berharap duet kepemimpinan Sakariyas-Sunardi NT Litang lima tahun akan datang bisa memperhatikan nasib warga terutama bagian hilir.

Pasalnya hingga 16 tahun usia Kabupaten Katingan hasil pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dua wilayah kecamatan di bagian hilir/selatan yakni Kecamatan Mendawai dan Katingan Kuala hingga kini masih terisolasi akibat belum adanya jalur darat yang tembus menghubungkan Kasongan Ibukota Kabupaten Katingan.

Sejauh ini warga didua kecamatan ini jika hendak bepergian menuju Kasongan atau Sampit maupun daerah lainnya masih mengandalkan transportasi air atau sungai dan laut dengan biaya mahal.

"Harapan kami mewakili masyarakat bagian hilir atau Selatan Katingan, duet kepemimpinan Bupati Sakariyas dan Wakil Bupati Katingan Sunardi Litang nantinya setelah resmi dilantik memperhatikan pembangunan jalan darat di wilayah hilir," harap Sarwepin kepada borneonews.co.id Rabu (25/7/2018).

Menurut Sarwepin, ke depan kue pembangunan antara warga yang bermukim di wilayah tengah, utara maupun selatan harus dibagi secara adil. Sehingga semua masyarakat di 13 wilayah kecamatan dapat menikmati kue pembangunan bupati dan wakil bupati terpilih, Sakariyas-Sunardi Litang.

"Kami berharap di pundak bupati dan wakil bupati terpilih periode 2018-2023 nantinya bisa membangunkan jalan dari dua kecamatan itu yang tembus sampai Kasongan," ujarnya.

Dengan tembusnya jalan dari Pagatan Kecamatan Katingan Kuala dan Kecamatan Mendawai ke Kasongan, maka hasil pertanian maupun laut bisa dipasarkan ke Kasongan atau daerah lain dengan transportasi darat dengan biaya murah. (ABDUL GOFUR/B-6)