BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara H Masdulhaq menegaskan kepada seluruh guru baik PNS, Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang malas masuk kerja akan mendapat sanksi tegas.
Apalagi, kata Masdulhaq, guru PNS/ASN sebagian sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi, untuk GTT juga mendapat tambahan insentif dari Pemkab Barito Utara.
“Untuk guru PNS/ASN, GTT dan PTT yang kurang aktif masuk kerja akan dilakukan pembinaan yaitu dipanggil ke Dinas Pendidikan Barito Utara. Bagi guru yang masih malas masuk kerja maka akan diberikan sanksi lebih tegas lagi yaitu akan diblokir sementara gajinya,” tegas Masdulhaq, Rabu (25/7/2018).
Hal tersebut, jelas Masdulhaq, dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Barito Utara.
“Apabila guru aktif mengajar maka siswa akan mendapatkan pelayanan dan hak-haknya dalam pendidikan secara lebih optimal. Karena guru sebagai ujung tombak untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-2)








