BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Nenie A Lambung optimis bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah.
"Beberapa pekan terakhir ini memang telah terjadi beberapa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah, tak terkecuali juga di Kota Palangka Raya. Tapi kita optimistis bahwa karhutla ini bisa dicegah," kata Nenie A Lambung, Rabu (25/7/2018).
Di beberapa kawasan di kota Palangka Raya telah tercium bau asap yang cukup menyengat saat malam dan pagi hari. Beruntung beberapa hari belakangan ini terus turun hujan sehingga bau asap segera menghilang.
"Kami meminta kepada seluruh elemen masyarakat, agar tetap kompak bersama-sama mencegah karhutla yang selalu membayangi kota ini jika telah memasuki musim kemarau," tambah Nenie.
Pemerintah menurutnya sudah berusaha maksimal untuk mencegah karhutla, tapi tetap perlu dukungan dari masyarakat luas. Pemerintah Provinsi Kalteng bahkan telah menggelar Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2018 di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah tadi pagi.
--page
"Apel di kantor Gubernur tadi pagi merupakan bentuk kesiapan pemerintah dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi karhutla. Peran masyarakat juga harus ada untuk menyukseskan upaya pemerintah ini," tutup Politisi PDI Perjuangan ini. (TESTI PRISCILLA/B-2)








