BORNEONEWS, Sampit - Pemadaman kebakaran lahan di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus dilakukan. Dan saat ini sudah memasuki sepekan pemadaman. Bahkan pada Rabu (25/7/2018), setidaknya 51 kali water bombing menggunakan helikopter dilakukan untuk pemadaman.
"Tadi ada 51 kali water bombing menggunakan helikopter," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, M Yusup.
Pemadaman melalui jalur udara tersebut akhirnya membuahkan hasil. Saat ini hanya tersisa asap-asap kecil dari lahan tersebut. Pemadaman akan dilanjutkan kembali via jalur darat.
"Tim akan berangkat ke wilayah selatan, untuk melakukan pemadaman sejumlah titik yang masih muncul asap," kata Yusup.
Kebakaran lahan tersebut terjadi di tiga desa, yakni Handil Sohor, Samuda Kota, dan Basirih Hilir. Semuanya berada di satu jalur Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
--page
Kebakaran itu awalnya sulit dilakukan melalui jalur darat. Karena medan berat dan lokasinya yang jauh. Bahkan harus berjalan kaki sejauh dua kilometer. Sehingga, pemadaman lebih banyak dilakukan melalui udara. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








