SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sampai saat ini di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih kekurangan tenaga medis, khususnya di daerah pelosok yang sulit dijangkau.

"Dalam mensiasati kekurangan tenaga medis ini kami menawarkan insentif yang tinggi," jelas Faisal Novendra Cahyanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim. Rabu (25/7/2018).

Saat ini di Kotim baru ada 55 dokter umum. Jumlahnya yang sedikit ini akan terus dimaksimalkan untuk mencapai jumlah yang ideal disetiap wilayah yang mempunyai penduduk lebih dari 10 ribu jiwa.

Targetnya setiap puskesmas ada tiga dokter umum. Saat ini di Kotim ada 21 puskesmas, 140 pustu, dan 55 pondok bersalin desa (Polindes).

"Kita akan terus tingkatkan pelayanan dengan membangun puskesmas, sehingga mempunyai puskesmas yang sesuai standar," ucapnya.

Diakui jika dilihat dari sarana dan prasarana pelayanan kesehataan saat ini Kotim sudah cukup baik, hanya saja SDM-nya yang harus dilengkapi, karena memiliki wilayahnya yang cukup luas. (EKA YUSSRONA/B-6)