BORBEONEWS, Palangka Raya - Listrik merupakan sarana vital dan urgen bagi kehidupan masyarakat. Selain untuk mendukung kehidupan sehari-hari, listrik juga sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan.
Pemenuhan akan energi listrik menjadi salah satu konsentrasi Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran sehingga mencanangkan program Kalteng Terang.
Untuk itu sesuai arahan gubernur, PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) perusahaan pengembang IPP PLTU Kalteng-1 berkapasitas 2 x 100 MW membangun pembangkit di atas lahan seluas 20 hektare untuk pengembangan listrik di Kalteng.
Proyek yang dibangun di atas lahan seluas +20 ha tersebut diperkirakan akan bisa beroperasi secara komersial dan mendukung penyediaan listrik di Kalteng dan sekitarnya pada akhir 2019.
Sesuai arahan gubernur juga yang mengimbau untuk perusahaan besar tidak sekedar mencari keuntungan di tanah Kalteng, PT SKS Listrik Kalimantan (SLK) dan PT Surya Kalimantan Sejati (SKS) yang sama anak perusahaan tidak langsung dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memberikan bantuan berupa buku pelajaran untuk SDN Tumbang Kajuei, Kamis (26/7/2018).
Bantuan buku pelajaran ini merupakan bagian dari perwujudan tanggung jawab sosial dan kepedulian perusahaan dalam mendukung pemerintah dalam mengembangkan progam pendidikan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Perusahaan besar yang beroperasi di Kalteng ini jangan hanya sekedar mencari untung saja, selain rutin membayar pajak juga harus cerdas melihat keadaan sosial, apa yang kira-kira masyarakat sekitar inginkan," ucap Sugianto, Rabu (18/7/2018). (GAJALI/B-6)








