BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tim lomba masak dari Kecamatan Pangkalan Banteng berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bekerjasama dengan tim Penggerak PKK Kabupaten Kobar di Aula Bappeda Kobar, Kamis (26/7/2018).
Dengan demikian tim dari Kecamatan Pangkalan Banteng secara otomatis akan dikirim sebagai delegasi Kabupaten Kobar untuk memgikuti lomba serupa di tingkat Provinsi Kalteng.
Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah mengatakan, dengan adanya lomba tersebut diharapkan bisa menciptakan menu baru dan improvisasi dalam penyajian kuliner yang diharapkan nantinya bisa menjadi hidangan ciri khas Kobar.
"Karena saat ini bila ditanyakan apa kuliner khas Kobar yang terkenal hanya Soto Manggala. Harapannya dengan adanya inovasi tersebut bisa diciptakan menu baru dan dibranding menjadi salah satu makanan khas Kobar," jelas Wabup.
Selain itu dengan adanya menu baru ini diharapkan bisa mengimbangi kuliner asing yang saat ini marak menyerbu masuk Indonesia.
--page
"Karena itulah lomba ini digelar sebagai upaya melestarikan makanan lokal dan menciptakan menu baru berbasis sumberdaya lokal," jelas Wabup.
Di tempat yang sama, seluruh anggota tim lomba masak dari Kecamatan Pangkalan Banteng yaitu Siti Nurbayana, Dewi Yulaikah, Fitri Wahyuni, Suminah dan Sume Hayati mengaku sangat bergembira atas keberhasilan tim mereka menjuarai lomba masak tersebut.
"Padahal kami rasa persiapan untuk mengikuti lomba ini sangat singkat. Selain itu dengan dana Rp100 ribu sesuai aturan lomba untuk mengkreasikan masakan, kami agak sedikit pesimis. Namun syukurlah,dengan dana tersebut kami berhasil membuat 5 ragam masakan yang ternyata berhasil menjadi juara pertama" jelas mereka.
SekAdar diketahui, dalam lomba tersebut berhasil terpilih menjadi juara 2 yaitu tim asal Kecamatan Arut Selatan dan juara 3 adalah tim dari Kecamatan Kumai. (WAHYU KRIDA/B-2)








