SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Proses pencarian jasad Jamaludin yang tenggelam di kolam pabrik kelapa sawit (PKS) CPNT depan kantor traksi PT WNL memakan waktu hingga dua jam lebih. Pria bermur 20 tahun itu ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

"Kejadiannya itu sekitar pukul 03.20 WIB, pencarian jasad korban dilakukan rekan dan satpam perusahaan," kata Kapolsek Cempaga Hulu Iptu AA Rachmat mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel.

Pencarian korban menggunakan peralatan seadanya. Dua jam berselang, tepatnya sekitar pukul 05.40 WIB, jasad korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi dari dasar kolam.

Jasad pria asal Desa Sinorejo, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah itu kemudian dibawa ke Puskesmas Pundu untuk divisum.

"Kami masih melakukan penyelidikan kasus ini. Anggota juga melaksanakan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan para saksi," terang Kapolsek.

--page

Sejauh ini, korban yang merupakan karyawan wilayah 4 Estate SCME PT WNA, Desa Selucing itu diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggelamkan diri di kolam pabrik kelapa sawit. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)