SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sarjono meminta memasuki tahun politik kali ini agar jangan ada yang menyebarkan data tidak valid atau hoax. Termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi ini.

Pernyataan itu disampaikan Sarjono, menanggapi masalah beredarnya data dari Bawaslu Kotim terkait daftar bacaleg yang tidak sesuai nomor urutnya.

"Harus keluarkan data valid, harus cek dan ricek. Jangan sembarangan keluarkan data. Apalagi itu lembaga resmi. Jika salah maka akan jadi polemik," kata Sarjono, Jumat (27/7/2018).

Apalagi saat ini menurut Sarjono pemerintah daerah hingga pusat melarang berita hoax disebarkan. Karena sudah bisa dipastikan akan mengganggu kondisi yang selama ini berlangsung kondusif.

"Jika ada data maupun informasi sebelum diekspos harus benar-benar sudah terkonfirmasi. Karena jika tidak benar tentu akan ada yang dirugikan," tandasnya.

--page

Dia mengatakan, perlunya kesadaran semua pihak dalam menghadapi tahun politik ini. Agar semuanya bisa sama-sama cerdas sehingga mendukung pelaksanaan pesta demokrasi berjalan aman dan sukses. Sebab, tanpa kesadaran sulit untuk menjaga situasi daerah ini berjalan kondusif. (NACO/B-11)