BORNEONEWS, Palangka Raya – Ada 13 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang menyelenggarakan ujian nasional perbaikan (UNP) 2018.
Pelaksanaan di 11 daerah itu mengakomodir 471 siswa SMA/SMK yang ingin memperbaiki nilai.
Ada imbauan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran untuk anak didik yang menempuh UNP yang berlangsung empat hari, 28-31 Juli 2018 tersebut.
“Pemerintah memberikan kesempatan perbaikan nilai UN kepada para siswa lulusan SMA/SMK/MA seluruh Indonesia melalui UNP. Kesempatan ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta agar bisa memperbaiki nilai,” imbau Sugianto, Jumat (27/7/2018).
Gubernur mendorong agar siswa-siswi tidak patah semangat dalam menghadapi ujian. Justru kesempatan kedua dalam menghadapi UN ini, harus ada semangat lebih, yaitu lebih siap guna meraih hasil lebih cemerlang.
“Putra-putri Kalteng harus semangat belajar agar memiliki kualitas dan ber-daya saing, minimal mereka lulus SLTA,” tandasnya.
Ketika anak didik Kalteng adalah lulusan SLTA sederajat, lanjut gubernur, maka diharapkan mendongkrak angka partisipasi sekolah jenjang SMA/MA/SMK di Kalteng terus meningkat.
“Minimal angka partisipasi kasar (APK) mencapai 90 persen pada 2021. Artinya jika angka partisipasi sekolah SMA/MA/SMK tinggi maka SDM Kalteng meningkat dan akan tergambar dari angka indeks pembangunan manusia (IPM),” tutupnya. (ROZIQIN/B-6)








