SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Pembangunanan teknolgi informasi lalu lintas di Kabupaten Kotawaringin Timur mulai dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Namun, yang menjadi kendala selama ini yakni sumber daya manusia selaku teknisi.

"Membangun IT didukung oleh dana sangat bagus sekali. Tetapi jangan lupa SDM untuk tanggung jawab pemeliharaan itu lebih penting," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotim Fadliannor, Sabtu (28/7/2018).

Menurut dia, tidak jarang sistem pendukung lalu lintas itu mengalami kerusakan akibat permasalahan yang tidak bisa diprediksi. Bahkan hal itu sudah kerap kali terjadi.

"Seperti hujan lebat, petir, byarpet listrik, ini yang keral kali memunculkan masalah," kata Fadliannor.

Bahkan kerap kali lampu lalu lintas mati akibat kendala cuaca dan permasalahan listrik. Pada akhirnya harus dilakukan perbaikan dengan menurunkan teknisi dari dinas jika terjadi kerusakan skala ringan.

--page

"Kita terus monitor terkait kendala seperti ini agar selalu lancar," pungkas Fadliannor. 

Sistem IT lalu lintas di Kota Sampit kini didukung dengan berbagai teknologi seperti traffigh light PJU yang didukung dengan monitor pelayanan publik serta CCTV di sejumlah persimpangan. (NACO/B-3)