BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dengan wajah masih pucat, Dedi Purnomo (23 tahun) penjaga Warnet Orton, satu dari 13 ruko dan rumah pribadi yang terbakar di pojok simpang Jalan Sutan Syahrir - Jalan Hassanudin, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (28/7/2018) menceritakan peristiwa kebakaran tersebut.
"Sekitar pukul 17.30 WIB, saya baru bangun tidur di warnet lantaran listrik baru saja menyala setelah padam seharian. Tidak berapa lama, saya kemudian mendengar orang berteriak-teriak api-api," jelas Dedi.
Ia kemudian bergegas keluar warnet yang dijaganya. Keruan ia panik, lantaran api terlihat membesar dari ruko bagian pojok yang berada di deretan warnet yang dijaganya.
"Api terlihat dari ruko yang digunakan oleh Digital Printing. Lantaran panik, saya cuma bisa menyelamatkan satu buah motor. Sementara 22 unit komputer, satu kulkas, empat kipas angin yang berada dalam warnet tidak berhasil saya selamatkan," ujar Dedi.
Saat itu juga, lanjut Dedi, ia menghubungi pemilik warnet yaitu Rahmat Fahrozi atau yang dikenal dengan nama Ojon yang saat ini sudah berdomisili di Semarang Jawa Tengah.
--page
"Saya langsung menelepon Bang Ojon untuk mengabarkan kejadian ini," ujar Dedi.
Di tempat yang sama, tokoh pemuda Kobar pemilik Cafe Salsa yaitu Rudi Irawan atau yang akrab disapa dengan nama Aba Wawan menceritakan, ia malah mengetahui peristiwa kebakaran yang menghanguskan warnet milik adiknya tersebut setelah dihubungi Ojon dari Semarang.
"Setelah dihubungi Dedi yang bertugas menjaga warnet, Ojon langsung menelepon saya. Saat berada di lokasi kejadian, api sudah menghanguskan bagian dalam warnet adik saya," ujar Aba Wawan.
Kakak Ojon yang lain yaitu Agus Syawaludin atau yang biasa disapa dengan nama Uzenk menceritakan mereka sempat menghubungi Ojon menggunakan video call untuk memberikan support moral atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan warnet adiknya.
"Saat video call, Ojon memang tampak tenang dan tabah. Namun tetap saja saya lihat ia menahan sedih yang tak terhingga akibat musibah tersebut," ujar Uzenk. (WAHYU KRIDA/B-5)








