BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Guna menjaga kerukunan dan semangat cinta tanah air bagi seluruh elemen pemuda di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (29/7/2018,) digelar Deklarasi Damai Forum Komunikasi Kerukunan Pemuda (FKKP) Kabupaten Kobar.
Kegiatan yang digelar dikawasan Monumen Palagan Sambi, Pangkalan Bun ini juga dihadiri oleh Bupati Kobar Nurhidayah bersama suami HM Ruslan AS, Ketua DPRD Kobar Triyanto, Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Roni Sulaeman, Wakapolres Kobar Kompol Rohman Yonki dan para Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Kobar lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati mengatakan bahwa di Kabupaten Kobar terdapat banyak suku dan agama yang berbeda, namun persatuan dan kesatuan harus tetap terjaga.
"Saya yakin FKKP ini yang didalamnya terdiri dari berbagai suku dan agama bersatu bersama sebagai bentuk semangat bersama yang menginginkan Kabupaten Kobar yang rukun, aman, damai dan sejahtera," jelas Bupati.
Hal tersebut, lanjut Bupati, sesuai dengan visi misi pemerintahannya yaitu menjaga situasi keamanan dan kedamaian di Kobar.
--page
"Sebentar lagi kita akan memasuki tahun politik 2019. Dalam kehidupan sehari-hari kita boleh berbeda suku, orientasi politik dan agama. Walau demkian persatuan dan kesatuan tetap kita utamakan. Dengan kesatuan dan persatuan tersebut, kita bisa menepis segala isu-isu yang berpotensi memecah persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terjaga dengan baik di Kabupaten Kobar," jelas Bupati.
Bupati juga berharap agar organisasi FKKP ini bisa berkiprah banyak untuk turut bersama membangun Kabupaten Kobar.
"Jangan sampai organisasi pemuda ini hanya jadi formalitas belaka. Harapannya organisasi ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kobar. Bukan hanya berwacana saja. Tetapi tunjukkan kerja nyata untuk melayani dan memberikan kontribusi sosial di masyarakat," jelas Bupati.
Selain menggelar deklarasi,dalam kegkatabln tersebut juga dilakukan penandatanganan spanduk dukungan diatas kain putih untuk menjaga kekondusifitasan, persatuan dan kesatuan di Kabupaten Kobar. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Bupati, OPD, tokoh masyarakat, pemuda dan elemen lain dimasyarakat. (WAHYU KRIDA/B-5)








