KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Sudah sekitar sepekan terakhir beras lokal pagatan di Kasongan dan sekitarnya sulit didapat. Sejumlah pengepul beras lokal pagatan di Kasongan mengaku langkanya beras lokal pagatan ini karena disebabkan beberapa faktor.

"Pertama karena musim panen padi petani di wilayah Kecamatan Katingan Kuala yang selama ini merupakan penghasil padi terbesar di Kabupaten Katingan sudah lewat, dan sekarang petani kembali bersiap untuk musim tanam Asep (April-September)," sebut Wardi seorang pengepul beras lokal pagatan di Kasongan, Minggu (29/7/2018).

Selain itu, kata Wardi surutnya Sungai Katingan juga menyebabkan tersendatnya pasokan beras lokal pagatan ini yang dikirim dari Pagatan Kecamatan Katingan Kuala atau Mendawai.

Sebab kapal bertonase lebih dari dari 10 ton sulit berlayar di daerah aliran sungai (DAS) Katingan hingga Kasongan.

Biasanya, kata Wardi kapal pengangkut beras dari wilayah Katingan Kuala ini hingga memasarkan beras sampai Kasongan.

--page

Namun seiring air sungai surut, kapal yang biasa mengangkut beras tidak lagi tambat sampai Kasongan.

Menurut Wardi, kapal pengakut beras kini tambat di Pelabuhan Pekahi Kecamatan Kamipang berjarak sekitar 70 kilo meter dari Kasongan.

"Selain karena musim panen sudah lewat, sulitnya mendapat beras lokal pagatan karena Sungai Katingan sekarang dangkal," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-5)