MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara sejak awal 2018 telah mengembangkan dan memperluas lahan pertanian.

Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan untuk bidang pertanian telah melakukan perluasan tanaman padi sawah metode Haston seluas 1.460 hektare, padi ladang (gogo) 6.600 ha, tanaman jagung hybrida dari 3.800 ha menjadi 16.150 ha.

Kemudian pengembangan tanaman bawang merah dari 10 ha menjadi 50 ha, pengembangan hortikultura bernilai ekonomis tinggi (ujicoba) kubis dataran rendah, brokolly, dan kembang kol.

“Pengembangan tanaman lengkeng 5.000 pohon, pembangunan jalan usaha tani 26 Km,” katanya, Minggu (29/7/2018).

Kemudian pembangunan jaringan irigasi tersier 3,8 Km, pengembangan padi menuju organik 1.200 ha, penambahan peralatan pertanian seperti pompa air 50 unit, hand traktor 80 unit, cultivator 60 unit, dan traktor R4 22 unit.

“Untuk peralatan pendukung pembukaan lahan pertanian tanpa membakar (PLTB) kita menyerahkan alat berat buldozer 1 unit, eksavator 20 ton 3 unit, eksavator 10 ton 1 unit, eksavator 6 ton 2 unit, pengering jagung 6 unit dan perontok besar 6 unit,” katanya. (RAMADHANI/B-6)