MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Berdasarkan data pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara pada awal RPJMD panjang jalan dalam kondisi baik sepanjang 253,30 Km melalui program pembangunan jalan dan jembatan terjadi peningkatan jalan dalam kondisi baik sampai dengan akhir 2017 menjadi 426,6 Km.

Hal ini melebihi target pada RPJMD Kabupaten Barito Utara pada akhir 2017 sepanjang 425 Km.

Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan untuk pembangunan jembatan Muara Teweh-Jingah yang dibiayai APBD kabupaten dan provinsi yang direncanakan akan fungsional 2019.

Sedangkan untuk pembangunan RSUD Muara Teweh yang didanai APBD 2016–2017 dengan nilai Rp60.350.000.000 untuk pekerjaan penyelesaian struktur wing A fungsional lantai 1 dan 4.

“Pada 2018 pagu anggaran Rp50.885.000.000 untuk penyelesaian pekerjaan penyelesaian wing A memfungsionalkan lantai 2, 3, dan 5 serta pekerjaan pembangunan struktur wing B,” katanya.

--page

Sementara itu pada bidang sumber daya air juga telah dilakukan perbaikan saluran irigasi persawahan.

Kondisi awal RPJMD saluran irigasi sepanjang 4.000 meter dan sampai akhir 2017 panjang irigasi yang dibangun menjadi 11.815 meter.

Dikatakan, melalui program pengembangan wilayah cepat tumbuh Dinas PUPR membangun Water Front City (WFC) sebagai tempat ruang terbuka dan untuk tempat santai bagi warga Muara Teweh.

“Untuk pembangunan rumah jabatan bupati sampai 2018 pemasangan relling tangga, pemasangan wallpapper, pemasangan pintu, pekerjaan pengecatan, pemasangan asesoris kamar, pemasangan kunci, pemasangan lampu, pekerjaan tong air dan penataan halaman. Direncanakan fungsional tahun ini,” tandasnya. (RAMADHANI/B-6)