BORNEONEWS, Sampit - Tugas utama anggota Polri adalah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban agar selalu kondusif. Program terbaru Polri adalah Promoter, yang memiliki kepanjangan kata yakni profesional, moderen dan terpercaya. Sehingga dengan kondisi ini polisi harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat.
Tugas dan program tersebut tengah dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polri, tidak terkecuali Polsek Parenggean. Dalam suasana HUT Bhayangkara ke 72 tahun 2018 ini, Polsek Parenggean kembali melakukan pembagian tali asih kepada warga yang kurang mampu dan Bhakti Sosial di sejumlah rumah ibadah yang ada diwilayah hukumnya.
Kapolsek Parenggean AKP Donny Bayuanggoro mewakilo Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, mengatakan kegiatan yang tengaj dilaksanakan jajarannya merupakas pelaksanaan tugas dan program Polri.
Selain itu, polisi balok tiga itu juga mengatakan, kegiatan kemasyatan tidaklah dilakukan pada hari atau peringatan tertentu saja. Mereka akan terus melakukan pendekatan ke seluruh lapisan masyarakat.
"Untuk melaksanakan tugas dan program Polri, kita harus ada ditengah masyakat. Bukan sekedar simbolis, tapi kita harus mengaplikasikannya. Hiduplah bermasyarakat. Polisi adalah bagian dari masyarakat," kata Kapolsek Parenggean seusai melaksanakan kegiatan baksos di Masjid At Taqwa yang ada di wilayah hukumnya, Senin (30/7/2018).
--page
Dalam kegiatan itu Kapolsek didampingi oleh Wakilnya Ipda M Muhsin beserta jajaran Brigpol Bambang S, Briptu Rahmat Hidayat dan ibu Bhayangkari ranting Parenggean. Kegiatan itu berlangsung aman, tertib dan lancar hingga selesai. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








