MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara, H Nadalsyah beserta kepala perangkat daerah berkunjung ke eks Pasar Pendopo Muara Teweh yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran.

Kunjungan ini untuk melihat secara langsung lokasi kebakaran yang berdampingan dengan bangunan peninggalan zaman Belanda dan Tugu Kemerdekaan. Bupati juga ingin mengetahui keadaan terbaru para pedagang yang menggelar dagangannya di sekitar Water Front City (WFC) Muara Teweh.

Bupati Nadalsyah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan mengambil langkah-langkah dan upaya tanggap darurat skala prioritas untuk merelokasi atau membuat pasar penampungan sementara untuk para pedagang.

“Namun sebelum melakukan relokasi, kami terlebih dahulu mendengarkan keluh kesah dan harapan dari para pedagang yang pada saat ini membuat tenda-tenda seadanya untuk menggelar dagangannya,” kata Nadalsyah, Senin (30/7/2018) .

Bupati memerintahkan kepada leading sektor agar bisa membangun 450 kios yang baru untuk menggantikan kios yang terbakar. "Karena berdagang  merupakan pekerjaan atau mata pencaharian maka pemerintah sesegera mungkin akan membangun pasar baru. Akan tetapi harus sesuai dengan aturan yang ditetapkan," ucapnya.

--page

Banyak masukan dan saran dari para pedagang, kata Nadalsyah, baik mengenai lokasi, mekanisme penataan maupun pengaturan zonasi hingga pertimbangan penataan parkir dan aksesibilitas dan kelancaran pembangunan jembatan penyeberangan agar tak mengganggu proyek pekerjaan sarana pemerintah. (RAMADHANI/B-2)