BORNEONEWS, Nanga Bulik- Perusahaan perkebunan PT Sawit Mandiri Lestari (SML) untuk kesekian kalinya pada Juli 2018, menyelenggarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk 'SML Goes to School'.
SML Goes to School merupakan salah satu program yang bertujuan mendorong peningkatan pemahaman masyarakat yang benar tentang komoditas dan industri kelapa sawit di Indonesia sejak dini.
"Tujuan dari program SML Goes to School antara lain untuk memberi pemahaman yang benar tentang pentingnya keberadaan kelapa sawit sebagai menjadi komoditas unggulan di Indonesia. Mulai dari proses produksi hingga pemanfaatannya," kata Executive Operation PT SML Haeruddin Tahir, di sela kegiatan SML Goes to School di SMAN 1 Lamandau, Senin (30/7/2018).
"Kita ingin anak-anak kita memiliki pengetahuan yang utuh tentang kelapa sawit dan juga segudang manfaat yang terkandung di dalamnya," lanjut dia.
Tahir juga menyebut bahwa kegiatan SML Goes to School yang bekerja sama dengan SMAN 1 Lamandau, merupakan kegiatan kali ke empat yang diadakan PT SML.
--page
Sebelumnya kegiatan serupa digelar di tiga sekolah lain yang berada di sekitar perkebunan seperti di SMPN 4 Satap Lamandau di Desa Samu Jaya, SMPN Tapin Bini, dan di SDN Desa Suja.
Kegiatan SML Goes to School di SMAN 1 Lamandau rencananya berlangsung selama tiga hari berturut-turut selama jam belajar. Dimulai dari Senin (30/7/2018) pagi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 85 siswa SMAN 1 Lamandau kelas X, XI, dan XII yang dibagi menjadi tiga sesi.
Pada saat pembukaan, hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamandau Meigo, Kepala Dinas Pertanian Sunarto, Sekcam Lamandau Agus Siswanto dan Kepala SMAN 1 Lamandau Jonison.
Kegiatan SML Goes to School akan berlangsung dengan berbagai metode pembelajaran, mulai dari pemaparan materi di dalam ruangan, permainan kelompok, hingga metode belajar di luar ruangan yang semuannya dijamin mengasyikkan. (HENDI NURFALAH/B-3)








