SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Hasil reses anggota DPRD Kotawaringin Timur, selama sepekan lalu dituangkan dalam sebuah laporan. Laporan tersebut disampaikan melalui forum Rapat Paripurna DPRD Kotim, Senin (30/7/2018).

Hasil reses itu merupakan aspirasi warga. Dan sebagian yang mendominasi yakni persoalan sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kotim Supriadi dan Parimus. Dan masing-masing perwakilan dapil menyampaikan aspirasinya melalui juru bicara. 

Wakil Ketua DPRD Kotim, Supriadi mengatakan hasil reses itu hendaknya tidak hanya jadi kertas biasa. Sebab, aspirasi yang tertuang dalam hasil reses tersebut murni dari akar rumput masyarakat.

"Maka dari itu hendaknya apa yang disampaikan dalam rapat tadi bisa dijadikan bahan untuk penyusunan dan perencanaan program pembangunan daerah ke depannya," kata Supriadi.

--page

Dia menambahkan, reses memerlukan anggaran negara untuk biaya pelaksanaa. Apabila tidak dijadikan acuan dalam penyusunan dan perencanaan program pembangunan, maka kegiatan itu hanya terkesan buang-buang anggaran.

"Kami punya prinsip dan penegasan bahwa aspirasi reses harus jadi acuan tetap dalam kerangka penyusunan program nantinya," pungkasnya. (NACO/B-11)