PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Target pendapatan daerah dalam struktur APBD di akhir rencana jangka menengah daerah (RPJMD) Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah hampir dipastikan tercapai di 2019 mendatang.

Hal ini diyakini Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, mengingat capaian pertengahan 2018 ini sudah hampir memenuhi target. Tergambar dari pendapatan asli daerah (PAD) dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sudah mencapai angka Rp 1,1 triliun.

“Dengan ditopang PAD yang sudah tembus Rp 1,8 triliun pada 2017 dan Rp 1,1 triliun per Juli 2018, maka Target APBD di akhir RPJMD pada 2021 nanti, sudah tercapai pada 2019,” kata Sugianto Sabran, Senin (30/7/2018).

Untuk diketahui, target persentase PAD terhadap total pendapatan daerah dalam RPJMD, secara berurutan adalah 34,9 persen (2005), 37,5 persen (2016), 45 persen (2017),  53 persen (2018), 58 persen (2019), 64 persen (2020), dan 70 persen (2021).

Sugianto menargetkan, di akhir masa pemerintahannya yaitu pada tahun 2021 nanti, laju pertumbuhan ekonomi mencapai 8,0 persen dengan menekan tingkat kemiskinan hingga 4,75 persen. Demikian dengan pendapatan domestik regional bruto (PDRB) per kapita, setidaknya harus mencapai 65,49 persen. (ROZIQIN/B-11)