KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunung Mas Maria Efianti, menyampaikan bahwa kesehatan keluarga merupakan salah satu program prioritas pembangunan di bidang kesehatan.

Yang mana indikator kematian ibu dan bayi merupakan salah satu permasalahan utama dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM).

"Untuk menurunkan angka kematian ibu, salah satu indikator adalah mengatasi komplikasi persalinan," ujar Maria saat membuka Penguatan Tatalaksana Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir, Pertemuan Orientasi Kesehatan Balita untuk Puskesmas dan Pertemuan Orientasi Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah di Kuala Kurun, Selasa (31/7/2018).

Ketua panitia kegiatan, Gutang, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan itu untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bayi baru lahir. Selain itu, meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bayi.

"Terakhir, meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dalam melakukan penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala pada anak sekolah," kata Gutang. (EPRA SENTOSA/B-3)