BORNEONEWS, Kuala Kurun - Status Kesehatan anak merupakan salah satu indikator kesejahteraan bangsa. Terkait itu, kesehatan anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan masyarakat, dan menjadi salah fokus perhatian secara .
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas Maria Efianti saat membuka kegiatan penguatan tatalaksana pelayanan kesehatan bayi baru lahir, pertemuan orientasi kesehatan balita untuk puskesmas, dan pertemuan orientasi penjaringan kesehatan anak sekolah, Selasa (31/7/2018).
"Upaya pemenuhan hak anak terhadap kesehatan dilakukan melalui peningkatan keberlangsungan hidup anak, kualitas hidup anak, dan perlindungan kesehatan anak," kata Maria.
Menurut dia, kebijakan tersebut dioperasionalkan dengan pendekatan continuum of care dengan tujuan memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan semua anak dan janin di dalam kandungan, hingga mencapai usia dewasa.
"Diharapkan semua anak mendapat akses pelayanan kesehatan sesuai standar pada setiap fase kehidupannya," kata dia. (EPRA SENTOSA/B-11)








