BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H. Supriadi mengapresiasi terobosan baru dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotim yang sudah bisa mengelola darah dengan baik.
Bahkan dia menyebutkan, pengelolaan PMI Kotim saat ini bisa dikatakan lebih baik. Optimalisasi yang dilakukan PMI selama ini berdampak pada pengelolaan darah hasil donor darah bisa lebih baik.
Kemajuan PMI dilihat secara langsung oleh kalangan wakil rakyat itu. Supriadi bersama dengan jajaran Komisi III langsung menggelar inspeksi mendadak di PMI Kotim.
Pihaknya sangat tertegun melihat pengelolaan yang berkembang pesat di bawah pengelolaan dr Yuendri Irawanto yang saat ini juga dipercayakan sebagai kepala unit Donor Darah di PMI Kotim itu.
"Kami berjanji akan mendukung PMI Kotim untuk terus berinovasi dan berkembang lebih maju lagi. Sehingga nantinya segala kebutuhan darah yang memerlukan pengelolaan dari alat canggih bisa didapatkan dari PMI Kotim," kata Supriadi, Selasa (31/7/2018).
--page
Bahkan, ia mengaku sangat sepakat dan mendukung penuh dengan hal tersebut sehingga nantinya Kotim bisa mendapatkan darah sesuai dengan kebutuhan yang disediakan.
Seperti diketahui, PMI mendatangkan alat baru Eclia (electrochemiluminescence immunoassay). Alat tersebut berfungsi menguji dan menyaring penyakit yang berpotensi menular lewat transfusi darah, seperti hepatitis B Hepatitis C, HIV/AIDS, dan sifilis. (NACO/B-2)








