SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran di Desa Penyahuan RT 05, RW 02, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin (Kotim) selain menghanguskan dua bangunan juga menyebabkan kerugian materiil yang capai ratusan juta rupiah.

"Kebakaran itu terjadi pada sore hari, tepatnya pukul 15.00 WIB. Yang terbakar adalah satu unit rumah dan satu unit gedung sarang walet. Kerugian rumah Rp50 juta, sementara gedung sarang walet sekitar Rp150 juta. Totalnya mencapai Rp200 juta," ucap Kapolsek Mentaua Hulu Iptu Ratno mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Selasa (31/7/2018) malam.

Kapolsek melanjutkan, kebakaran bermula dari rumah milik Nawi (58). Rumah berukuran 5x8 meter berkonstruksi kayu itu telah didiami korban selama 20 tahun. Saat kebakaran, korban sedang tidak berada di rumah.

Api menjalar ke gedung sarang walet lantai 4 yang juga berbahan kayu. Api dengan cepat menghanguskan dua bangunan itu lantaran cuaca sedang dalam keadaan panas dengan angin yang kencang.

Api pertama kali diketahui oleh Herdin yang saat itu sedang membersihkan pekarangan belakang rumahnya. Kemudian, ia memberitahukan hal itu kepada tetangganya, Andre.

--page

"Mereka pun bergegas melakukan pemadaman dengan alat seadanya bersama para warga sekitar. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB. Kebakaran ini masih kami selidiki asal usul penyebabnya," terang Kapolsek. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)