BORNEONEWS, Buntok - Pasca-terbakarnya Panti Asuhan Darrurahmah, sebanyak 26 anak-anak panti asuhan terpaksa diinapkan di rumah warga.
Ketua yayasan Darrurahmah Buntok, Akmad Sapi'i mengatakan, panti asuhan ini dihuni 32 orang terdiri dari 26 anak laki-laki dan enam orang pengasuh.
"Untuk malam ini anak-anak kita inapkan dirumah warga," kata kepada Borneonews, Selasa (31/7/2018).
Setalah itu, lanjut dia, baru dipindahkan ke asrama putri yang kebetulan tidak ada penghuninya.
Ia menceritakan, pada saat kejadian semua penghuni sedang sedang salat Isya di Masjid Agung Baiturrahman.
--page
Setelah salat Isya selesai ada yang memberitahukan bahwa panti asuhan terbakar.
Sementara informasi awal api masih simpang siur ada yang mengatakan dari belakang yakni dapur asrama ada pula dari rumah warga dibelakang serta dari depan panti asuhan.
Saat disinggung asal api dari mana? ia mengatakan masih belum tahu.
Ia membeberkan berdasarkan informasi dari pengasuh sore ini mereka di panti asuhan tidak masak.
Hal itu, lanjut dia, karena ada acara selamatan tahlilan rencana makan malam di masjid. (URIUTU DJAPER/B-5)








