PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu – Camat Murung Kabupaten Murung Raya K. Zen Wahyu mengatakan, dalam upaya pembenahan infratruktur jalan setiap kegiatan Musrenbang pihaknya selalu mengusulkan pembangunan feri penyeberangan di Desa Muara Untu Kecamatan Murung.

"Alasannya karena melewati Desa Muara Untuk jalur untuk menuju ibu kota provinsi Kalteng, yaitu Palangka Raya menjadi lebih cepat ketimbang melewati jalur Muara Teweh. Untuk itu sangat berharap sekali ke depan pembangunan feri penyeberangan bisa cepat terealisasi," kata Wahyu, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Wahyu bila telah tersediannya angkutan sungai yang mamadai bukan tidak mungkin setelahnya akan ada program pembenahan jalan dari Desa Muara Untuk Kecamatan Murung menuju Kabupaten Gunung Mas terus sampai ke Kota Palangka Raya.

"Direncanakan jalur tersebut dijadikan poros Nasional. dan bila benar telah terealisasi maka bukan tidak mungkin para invetor akan masuk dengan mudah ke Kabupaten Mura," tambahnya.

Masyarakat Mura kini banyak yang menggunakan jalur jalan dari Desa Muara Untu untuk pergi ke Palangka Raya.

--page

Alasan sampai dipilihnya jalur desa yang berada di pinggir Sungai Barito tersebut karena di samping menghemat waktu perjalanan, juga karena akses jalan yang semakin membaik.

Wisnu contohnya, salah seorang warga Desa Bahitom Kecamatan Murung mengaku saat akan pergi ke Palangka Raya sudah terbiasa pulang pergi dari Palangka Raya ke Murung Raya menggunakan jalur melewati Desa Muara Untu.

"Kalau dari Desa Muara Untu kita bisa berangkat siang dan sampai di Palangka Raya saat sore hari," ungkap Wisnu. (TRISNO/B-5)