BORNEONEWS, Sampit - Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur memberikan pengawalan untuk 13 korban selamat dari peristiwa terbaliknya KM Bunga Hati II di perairan Indramayu, yang kemudian dievakuasi ke Sampit.
"Kami memberikan pengawalan melekat ke korban selamat di masa pemulihan. Saat ini masih diinapkan di losmes Jalan S Parman," kata Kabag Ops Polres Kotim AKP Bony Ariefianto mewakili Kapolres AKBP Mohammad Rommel, Minggu (5/8/2018).
Kabag Ops memimpin tim Polres Kotim saat terlibat dalam proses evakuasi korban, setibanya di wilayah Sampit.
Selain pengawalan melekat kepada korban, ada beberapa langkah lainnya yang dilakukan Polres Kotim.
"Saat pengecekan kesehatan juga ada tim medis dari polres. Kemudian, ada pelayanan konseling psikologi bagi korban," kata Bonny menambahkan.
--page
Selanjutnya, Kapolres Kotim menghubungi Kapolres Indramayu memberitahukan soal korban selamat. Serta berkoordinasi untuk proses pemulangan 13 korban tersebut.
Peristiwa terbaliknya KM Bunga Hati II terjadi di perairan Indramayu pada Sabtu (4/8/2018) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, setelah dihantam ombak. Beruntung, enam jam setelah itu melintas KM Bahari Maju II yang langsung menyelamatkan korban.








