BORNEONEWS, Sampit - Potensi perikanan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini dinilai cukup berlimpah baik itu dari sektor perikanan tangkap laut, hingga hasil dari budidaya ikan oleh masyarakat.
"Untuk potensi perikanan di Kotim cukup berlimpah. Bahkan dari hasil budidaya juga sangat banyak," ujar Kepala Dinas Perikanan Kotim Herianto, Senin (13/8/2018).
Penghasil ikan tangkap laut sendiri kebanayakan dari daerah Selatan Kotim. Daerah tersebut seperti di Desa Sei Ijum, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit banyak masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan.
Sehingga banyak ikan laut dihasilkan disana dan dipasarkan di daerah ini seperti pada 2017 produksi per tahunnya mencapai 8.000 ton.
Tidak hanya hasil ikan laut saja, namun budidaya ikan dari masyarakat juga sangat banyak. Seperti halnya ikan patin, dimana akan dilakukan panen raya sekitar 40 ribu ekor di Desa Bapeang nantinya.
--page
"Budidaya ikan patin paling banyak di dua desa, yakni Bapeang Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dan juga Sei Ijum. Di Bapeang ikan patin akan segera dipanen yang mencapai puluhan ribu ekor," katanya.
Selain budidaya ikan patin, di daerah ini banyak juga masyarakat yang menambak ikan lele. Hal itu dilakukan karena dua jenis ikan tersebut cukup singkat panennya. Dan daya beli masyarakatpun cukup tinggi.
"Bahkan masyarakat saat ini juga banyak yang membudidayakan ikan jelawat, namun hasilnya belum memenuhi target. Karena hanya 25% hingga 40% saja keberhasilannya," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








