BORNEONEWS, Palangka Raya - Lukisan hasil karya mantan narapidana Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun, Slamet Wisnu Wijaya alias Wisnu dibandrol dengan harga bervariasi.
Mulai terendah seharga Rp400 ribu sampai dengan tertinggi Rp1 juta. Perbedaan harga ini berdasarkan besar kecilnya ukuran yang dilukis.
"Kalau ukurannya 50x70 seharga Rp400 ribu. Kemudian ukuran 40x60 itu Rp300 ribu dan untuk ukuran besar 1 meter x 70 cm seharga Rp800 sampai dengan Rp1 juta," kata Wisnu kepada borneonews.co.id, Sabtu (18/8/2018).
Wisnu menuturkan, sejak dirinya berada dalam Lapas sampai dengan saat ini, sudah ada ratusan orang yang membeli hasil karyanya itu.
Bahkan pembelinya tidak hanya dari pemerintah daerah setempat, tapi juga ada sebagiannya pejabat kementerian.
--page
"Kalau dihitung dimulai dari saya ada di dalam (Lapas) ya sudah ada ratusan. Yang memesan salah satunya dari Pangkalan Bun, Palangka Raya. Dari menteri juga ada," tuturnya.
--page
Wisnu selesai menjalani masa pidana selama 4,5 tahun pada tanggal 6 Juni 2018. Ia berurusan dengan hukum lantaran terjerat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Saat ini, bapak tiga anak tersebut mengembangkan usaha lukisan di rumahnya, Jalan Tjilik Riwut Km 8, Mahir Mahar No 15 Palangka Raya.
Di situ, dia juga melatih anak-anak untuk melukis. Terkadang, juga tampil di area Car Free Day (CFD) Bundaran Besar Palangka Raya. (BUDI YULIANTO/B-5)








