SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pembuatan Buku Atlas Keragaman Hayati Kabupaten Sukamara telah disertai saran dan pendapat para ahli mengenai pengelolaan lingkungan.

"Sehingga semua pihak terkait dari kalangan pemerintah daerah, swasta, masyarakat dan LSM-LSM pemerhati lingkungan dapat menelaahnya sebagai bahan pertimbangan pemanfaatan SDA," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara, Rendy Lesmana, Kamis (23/8/2018).

Rendy menambahkan, pembuatan buku Atlas Keragaman Hayati diawali pengumpulan data, baik data primer melalui survei-survei lapangan, maupun data sekunder melalui dinas-dinas terkait dan acuan pustaka lainnya.

"Kemudian diadakan ekstraksi hasil studi sebagai bahan Atlas, selanjutnya dibuat peta-peta tematik dengan Sistem Informasi Geografis (SIG)," ucapnya.

Lanjutnya, Buku Atlas Keragaman Hayati ini merupakan laporan survei dari berbagai Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Sukamara yang menyediakan laporan, tabel data, dan peta-peta tematik. (NORHASANAH/B-2)