SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Sutrisno mengatakan setiap tahun berbagai jenis flora dan fauna daerah semakin terancam kepunahan dampak perusakan lingkungan.

Sutrisno menjelaskan, pengembangan ekonomi tanpa memerhatikan pembangunan berkelanjutan akan menciptakan ketidakseimbangan yang berdampak pada timbulnya kerusakan lingkungan, hingga hilangnya kekayaan plasma nutfah. 

"Itu sebabnya setiap tahun berbagai jenis flora dan fauna terancam punah. Penurunan mutu dan kualitas lingkungan merupakan indikasi terhadap kebutuhan mendesak terhadap perencanaan, dan pengelolaan keragaman hayati," kata Sutrisno, Kamis (23/8/2018).

Terkait itu, perlu diambil beberapa langkah untuk mengantisipasi kepunahan keanekaragaman hayati.

"Pembangunan berkelanjutan berkaitan langsung dengan kegiatan peningkatan ketersediaan, keragaman hayati, pemulihan kondisi sumber daya alam, dan lingkungan hidup mencakup peningkatan akses informasi," kata Sutrisno. (NORHASANAH/B-11)