MEDAN –

BORNEONEWS, Medan - Jambore petani sawit nasional rencananya digelar pada Januari 2019 di Kota Parapat, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Semula, Jambore petani sawit nasional digelar pada November 2018 bersamaan dengan hari jadi ke-2 Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE).

"Namun, setelah mendapatkan saran dari berbagai pihak, termasuk saran dari GAPKI, pada November 2018 SAMADE menggelar rapat kerja nasional atau Rakernas. Sementara Jambore Petani Sawit Nasional direncanakan digelar tetap di kota Parapat, pada bulan Januari 2019," ujar Ketua Umum DPP Asosiasi SAMADE Tolen Ketaren kepada sejumlah media di Medan, Kamis (23/8/2018).

Keputusan itu diambil setelah pengurus SAMADE berdiskusi dengan pengurus Gapki di Kantor Gapki, Jalan KH Mas Mansyur Kavling 35 Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/8/2018) lalu.

Saat itu, Tolen Ketaren didampingi oleh Sekretaris Umum DPP Asosiasi SAMADE Rio Suwondo, Wakil Ketua Pahala Sibuea, dan Ketua Panitia Jambore Petani Sawit Nasional Muchtar Sinaga.

--page

Kata Tolen, pihak GAPKI yang menerima mereka adalah Ketua Umum Joko Supriyono, Direktur Eksekutif Mukti Sardjono, dan Wakil Ketua Togar Sitanggang.  

Pihaknya saat itu membeberkan kepada para pengurus GAPKI bahwa Jambore Petani Sawit Nasional berupaya menghadirkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dikenal sangat peduli terhadap sawit dan nasib petani sawit Indonesia.

Pihaknya juga berupaya mengundang penyanyi tenar Arie Lasso yang memang dikenal sebagai artis yang mengumandangkan lagu merdu tentang sawit Indonesia.

Sebagai informasi, Asosiasi SAMADE adalah sebuah organisasi petani sawit berskala nasional, berkantor pusat di kota Pekanbaru, Provinsi Riau, dan cabang di berbagai provinsi dan kabupaten yang ada di pulau Sumatera dan Kalimantan, terutama yang menjadi sentra perkebunan kelapa sawit. (RO/B-2)