BORNEONEWS, Sampit - Meskipun sudah diguyur hujan namun hotspot (titik panas) di Kotawaringin Timur (Kotim) masih terpantau.
Sedikitnya ada 3 titik di Kabupaten Kotawaringin Timur, itu berdasarkan data dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kotim.
"Kalau di Kotim ada 3 titik yang terpantau," kata Kepala BMKG Kotim, Nur Setiawan, Minggu (26/8/2018).
Tiga titik itu berada di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan ada dua titik dan Kecamatan Antang Kalang satu titik. Di mana Mentaya Hilir Selatan berdasarkan pantauan satelot Terra dan Antang Kalang satelit SNPP.
Titik panas merupakan akumulasi sejak Sabtu (25/8/2018) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (26/8/2018) pukul 06.00 WIB.
--page
Namum demikian wilayah itu kini tengah diguyur hujan. Seperti di Mentaya Hilir Selatan. Sejak pukul 07.30 WIB hujan mengguyur daerah itu.
"Alhamdulillah hujan mulai turun pagi ini di Samuda (Mentaya Hilir Selatan), hujan lebat dibarengi angin kencang," kata Umar, warga di sana Minggu pagi ini.
Umar berharap hujan terus lebat agar kondisi kekeringan dan panas yang terjadi beberapa bulan terakhir ini cepat berlalu. Karena kondisi udara sendiri makin tidam sehat pasca wilayah selatan banyak terjadi kebakaran lahan.(NACO/B-5)








