BORNEONEWS, Kasongan - Adanya turun hujan yang beberapa kali mengguyur wilayah Kabupaten Katingan menyebabkan air Sungai Katingan ini malah bertambah keruh.
Dari pantauan borneonews.co.id sejak beberapa hari belakangan ini hujan lebat mengguyur sejumlah tempat di Kabupaten Katingan.
Hujan juga menyebabkan debit air Sungai Katingan meninggi dibanding sebelumnya. Namun hujan juga menyebabkan air Sungai Katingan bertambah keruh dari sebelumnya yang memang sudah keruh.
Dari pantauan borneonews.co.id di sekitar Jembatan Sei Katingan, Jumat (31/8/2018) debit air Sungai Katingan tampak meninggi dibanding sebelumnya.
Namun air sungai tampak keruh kekuningan seperti tanah lempung. Tidak jarang terlihat gumpalan seperti busa ikut larut terbawa arus sungai ke wilayah hilir.
--page
Keruhnya air Sungai Katingan ini disinyalir lantaran masih maraknya aktivitas ilegal mining atau penambangan emas tanpa izin (PETI) di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Katingan.
"Dulu sekitar tujuh delapan tahun lalu air Sungai Katingan ini masih terlihat jernih, tapi sekarang keruhnya itu bercampur lumpur, ini karena masih adanya kegiatan penambangan tanpa izin di Sungai Katingan ini," tutur Arif warga Kasongan. (ABDUL GOFUR/B-6)








