BORNEONEWS, Sampit - Koordinator Wilayah Konfedetasi Serikat Buruh Sejahtra Indonesia (KSBSI) Kalimanten Tengah, Karliansyah meminta agar pihak perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman Km 35 Sampit-Pangkalan Bun.
"Selain itu pihak rumah sakit juga harus menangani secara serius korban yang masih dirawat, ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, karena korban adalah anak dari anggota serikat buruh kami," kata Karliansyah, Jumat (7/9/2018).
Jangan sampai lanjut dia karena tidak ada yang menjamin korban tidak dilakukan upaya medis apalagi sampai terjadi kematian. Pihaknya akan mempermasalahkan hal itu jika sampai itu terjadi.
"Kepada PT GAP juga agar segera melakukan koordinasi untuk menyelamatkan korban jagan sampai ada pembiaran atau kurangnya penanganan," pungkasnya.
Kamis (6/9/2018) terjadi lakalantas truk bermuatan kelapa sawit yang dianggap oveer muatan milik PT.GAP menabrak mobil bus sekolah PT. Agro Bukit yang sedang menjemput anak sekolah ketika keluar dari pintu gerbang sekolah.
--page
Dalam insiden itu sejumlah anak sekolah jadi korban. Ada yang alami luka ringan bahkan ada yang alami patah tulang. Pasca kejadian itu para korban jalani perwatan di rumah sakit.
"Jika nanti ada laporan tidak ada tanggung jawab kami yang akan menuntut meski sejauh ini tidak ada korban jiwa, bagaimanapun perusahaan harus tanggung jawab," pungkas. (NACO/B-5)








