BORNEONEWS, Palangka Raya - Rabu, 19 September 2018 di Palangka Raya pola cuaca diperkirakan akan sama sejak pagi. Dalam situs resmi BMKG Palangka Raya disebutkan bahwa hujan yang berlangsung sejak subuh akan terus seperti ini hingga malam hari namun dengan intensitas yang berbeda.
Namun bagaimanapun, hujan di Rabu pagi ini wajib disyukuri. "Syukur hujan, ini hujan berkat namanya. Senin kemarin kan juga hujan tapi Selasa tidak ada hujan, itu asapnya kembali lagi karena hari Minggu kan ada kebakaran lahan lumayan besar. Nah karena hari ini hujan lagi dan lebat, kita harapkan tidak ada asap lagi setelah hujan ini," kata Putra, salah seorang warga Jalan Tingang, Kota Palangka Raya, Rabu (19/9/2018).
Lain Putra, lain lagi Muliya. Meski mensyukuri hujan yang turun pagi ini namun ia juga tak lepas dari mengeluh karena tidak dapat mengantarkan anaknya berangkat sekolah.
"Hujannya belum berhenti dari subuh jadi anak tidak bisa sekolah. Sekarang sudah setengah 8, berati ya sudah, tidak usah sekolah. Ini susahnya kalau hujannya pagi. Anak sudah siap-siap berangkat sekolah, malah hujan. Tapi terlepas dari itu kita tetap bersyukur ada turun hujan, supaya asapnya hilang," kata Muliya, warga Jalan Bukit Keminting.
Hal yang sama juga terjadi di Sampit dan sekitarnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sejak dini hari hujan dengan intensitas lebat mengguyur Sampit.
"Alhamdulillah hujan lagi. Mudah-mudahan kondisi ini bisa memadamkan kebakaran lahan yang beberapa hari terakhir kembali terjadi pasca kekeringan berlangsung," tandas Ema (20), warga Jl Samekto Sampit, Rabu. (TESTI PRISCILLA/B-5)








