BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kapuas telah melakukan vaksinasi rabies di beberapa kecamatan. Meski begitu, Distan Kapuas tetap memantau perkembangan atau hasil dari suntikan yang sudah dilakukan.
"Tidak hanya sampai pada vaksinasi Rabies saja, selebihnya petugas kesehatan hewan masih memantau perkembangan atau hasil dari suntikan yang sudah dilakukan sebelumnya," ungkap Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kapuas, Anik Ariswandari, Senin (24/9/2018).
Pemantauan dilakukan dengan cara mengambil beberapa sampel darah hewan yang pernah disuntik dan mengirimkannya ke laboratorium di Palangka Raya.
"Dari hasil pengujian di laboratorium LPPV di Palangka Raya tersebut nantinya akan diketahui tingkat kekebalan tubuh hewan usai dilakukan vaksinasi rabies sehingga akan terlihat apakah perlu untuk disuntik ulang ataupun tidak," tuturnya.
Langkah-langkah itu dilakukan karena penyakit rabies bisa membahayakan hewan maupun manusia. "Tentunya, kegiatan ini penting dilakukan untuk melihat sejauh mana peningkatan antibodi hewan setelah dilakukannya vaksinasi," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-2)








