PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Tim Forum Minyak Sawit Berkelanjutan atau Forum Nachhaltiges Palmol (FONAP) merasa sangat terhormat karena mendapat kesempatan berkunjung ke Pulau Salat, Kabupaten Pulang Pisau.

Tidak hanya sekadar berkunjung, mereka mendapat kesempatan melihat langsung bagaimana cara PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) bekerjasama dengan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) mengelola satwa langka orangutan di pulau tersebut.

"Saya merasa sangat terhormat karena selain mendapat kesempatan berkunjung, kami Tim FONAP juga diperlakukan sangat ramah. Masyarakat juga ramah kepada kami," ujar Consultant Stakeholder Realitions German Sascha Ticher, Selasa (25/9/2018).

Anggota Tim FONAP itu menambahkan, ”Kami juga merasa kagum dengan menajemen di sini karena banyak melibatkan berbagai pihak. Seperti dalam pelestarian orangutan di sini membeli makanannya dari masyarakat sekitar yang tentunya ini patut menjadi contoh yang baik," lanjutnya.

Selain berkeliling dan menikmati santapan makan yang dimasak oleh masyarakat sekitar, SSMS juga memberi kenang-kenangan kepada Tim FONAP dan Deputy CEO Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Anton Nurcahyo berupa tas rotan olahan asli dari masyarakat Kalteng. Penyerahan kenang-kenangan dilakukan oleh CEO PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Vallauthan Subraminam.

Sebagai informasi, FONAP adalah aliansi perusahaan, organisasi non-pemerintah, asosiasi dan Kementerian Pertanian dan Makanan Federal Jerman (BMEL). Lembaga ini berdiri pada September 2013, berasal dari inisiatif perusahaan Henkel, Rewe dan Unilever dan organisasi non-pemerintah World Wide Fund (WWF). (GAZALI/m)