BORNEONEWS, Palangka Raya - Keberadaan orangutan menjadi salah satu gambaran penting kondisi keanekaragaman hayati di Hutan Kemasyarakatan Danau Masoraian, Kotawaringin Lama, Kotawaringin Barat.
Direktur Sustainability Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS, Henky Satrio Wibowo, mengatakan pemantauan KTH Komunitas Karya Masoraian pada 2024 mengestimasi terdapat 21 individu orangutan di kawasan tersebut.
Selain orangutan, pemantauan juga mencatat 82 jenis burung.
Menurut Henky, data tersebut memperlihatkan bahwa kawasan hutan memiliki fungsi ekologis yang penting sebagai habitat berbagai jenis satwa.
Kawasan tersebut memiliki luas sekitar 3.006 hektare dan dikelola dengan melibatkan 213 anggota.
“Menjaga hutan bukan hanya menyelamatkan pohon. Ada satwa yang membutuhkan habitat,” ujarnya kepada Borneonews pada Minggu, 20 September 2026.
Karena itu, pemantauan keanekaragaman hayati menjadi salah satu bagian dari pengelolaan kawasan.
Henky menilai kondisi satwa dapat menjadi salah satu indikator apakah fungsi ekologis sebuah kawasan masih berjalan dengan baik.
Perlindungan habitat tersebut juga harus berjalan bersama dengan upaya menjaga penghidupan masyarakat di sekitar kawasan. (TESTI PRISCILLA/H)









