BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit mentah (CPO) diperkirakan akan bergerak positif berkat stok minyak sawit yang cenderung mendatar pada akhir September.
Cadangan minyak sawit Malaysia diestimasi naik tipis sebesar 0,4% m/m dan meningkat 24% y/y menjadi 2,5 juta ton pada akhir September seiring dengan meningkatnya produksi, kata regional head of agribusiness CIMB, Ivy Ng, dalam risetnya pekan ini.
Menurut dia, stok minyak sawit September yang mendatar dan menguatnya harga harga minyak mentah dunia bagus untuk mendongkrak harga CPO dalam jangka pendek.
"Dengan kondisi ini, harga CPO akan bergerak di kisaran RM2.100-RM2.400 per ton pada Oktober," kata Ng.
Berdasarkan survei CIMB Futures, produksi CPO diperkirakan meningkat 15% m/m dan 4% y/y menjadi 1,86 juta ton pada September. Bandingkan dengan kenaikan rata-rata sebesar 2% m/m pada September dalam 10 tahun terakhir.
--page
Lebih tingginya kenaikan itu dibandingkan dengan rata-rata historikal akibat kenaikan rata-rata yang lebih rendah pada Agustus, yang merupakan output bulanan terendah sejak 2010.
CIMB tetap mempertahankan rating netral untuk sektor perkebunan. (NEDELYA RAMADHANI/m)








