PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya yang tergabung dalam pasukan merah putih kembali mengabdikan diri ke tengah masyarakat. 

Setelah selesai membangun drainase di Jalan G Obos X, kali ini giliran Panti Asuhan Yayasan El-Ministry di Jalan Junjung Buih III yang menjadi sasaran. 

Yakni akan merehabilitasi dan membangun fasilitas di panti asuhan tersebut. Secara simbolis, Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Kalteng, Anthonius Matius Ayorbaba bersama Kepala Rutan Palangka Raya, Akhmad Zaenal Fikri meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan, Rabu (10/10/2018). 

"Sebulan yang lalu, kita lebih dulu melakukan survei. Hasilnya memang benar-benar membutuhkan," kata Fikri. 

Ia menuturkan, dari hasil survei itu, kamar mandi di panti asuhan tersebut sudah tidak layak. Kemudian, septic tank berada di tanah orang lain dan tangga menuju lantai II sudah rusak.

--page

"Oleh sebab itu, akan membuat kamar mandi baru. Lalu kamar mandi lama kita alih fungsikan, bisa menjadi dapur. Untuk septic tank, kita buatkan di tanah milik yayasan. Lalu kita perbaiki tangga karena informasinya banyak anak-anak yang sering jatuh," ungkap Fikri. 

Ia menambah, ada sekitar 12 sampai dengan 15 warga binaan yang dilibatkan dalam merehabilitasi yayasan tersebut. Fikri memprediksi sekitar satu bulan kedepan, pembangunan rampung. 

"Untuk yang di G Obos terkait drainase sudah selesai. Tinggal pengecoran saja. Kalau disana nanti masih membutuhkan tenaga, nanti bisa sebagian warga binaan kita geser kesana," tutur Fikri. (BUDI YULIANTO/B-5)