BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Buntok memiliki program untuk menanamkan kesadaran pajak sejak dini. Program itu yakni Pajak Bertutur (Patur).

Kepala KP2KP Buntok, Widanarko, Sabtu (10/11/2018) mengatakan, Patur merupakan upaya bersama Direktorat Jenderal Pajak dengan Kemendikbud dan Kemenristek Dikti selaku pihak yang membidangi pendidikan.

Sasaran program kesadaran pajak itu yakni untuk peserta didik dan tenaga pendidik, melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam pendidikan.

“Budaya sadar pajak harus ditanamkan sejak dini melalui pendidikan. Agar terbentuk karakter generasi bangsa yang cinta tanah air dan bela negara melalui kesadaran melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan,” kata Widanarko. 

Ia menjelaskan, upaya mewujudkan generasi yang punya kesadaran pajak punya arti penting. Karena fakta menyebutkan masih rendahnya kesadaran pajak di kalangan wajib pajak dan masyarakat Indonesia. 

--page

Padahal, lanjut dia, denyut nadi pembangunan di Indonesia bersumber dari APBN yang sebagian besar ditopang dari penerimaan perpajakan.

“Uang pajak tersebut disalurkan untuk kemaslahatan masyarakat seperti pembangunan sekolah, rumah sakit, jalan raya yang pada akhirnya akan dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia,” jelas Danar. 

Dalam memeriahkan Pajak Bertutur yang dilakukan serentak oleh jajaran Direktorat Jenderal Pajak di seluruh Indonesia, KP2KP Buntok telah melaksanakan Patur di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 4 Dusun Selatan. 

"Sengaja kami sosialisasi Pajak Bertutur di Sekolah Menengah Pertama di Wilayah Barsel sesuai dengan Intruksi Kepala Kanwil DJP Kalimantan Selatan dan Tengah, Sehingga memudahkan untuk mengedukasi tentang pajak sejak dini kepada mereka," beber dia. (URIUTU DJAPER/B-11)